Persyaratan Penerbitan Akta Perkawinan

Akta Perkawinan Baru

  • Mengisi Formulir Pelaporan Pencatatan Sipil F-2.01.
  • Fotokopi Surat Pemberkatan Perkawinan / Surat Perkawinan Penghayat Kepercayaan (Legalisir) (1 lembar).
  • Fotokopi Akta Kelahiran 2 mempelai (masing-masing 1 lembar).
  • Surat Asli Keterangan dari Kelurahan 2 mempelai.
  • Fotokopi KTP Elektronik dan KK mempelai dan orang tua. (Apabila ada orang tua dari mempelai yang sudah meninggal dunia, maka dapat melampirkan fotokopi Akta Kematian/Surat Kematian).
  • Foto 4 x 6 berwarna berdampingan (1 lembar).
  • Fotokopi KTP Elektronik 2 (dua) orang Saksi.
  • Bagi yang berstatus cerai hidup melampirkan Akta Perceraian asli dan yang berstatus Cerai Mati melampirkan Fotokopi Surat Kematian/ Akta Kematian pasangannya.
  • Bagi anggota TNI dan POLRI melekatkan ijin perkawinan dari kesatuannya.
  • Bagi perkawinan dengan WNA ditambah:
    1. Surat Ijin Menikah dari Kedutaan asli.
    2. Fotokopi Akta Kelahiran (Diterjemahkan oleh lembaga penerjemah resmi).
    3. Fotokopi Paspor dilegalisir.
    4. Dokumen Perjalanan.
    5. Dokumen lain yang menyebutkan domisili termasuk orang tuanya (Diterjemahkan).
    6. Visa.
Waktu Penyelesaian: 3 Hari Kerja
Keterangan: “Pencatatan Perkawinan dilaksanakan minimal 10 (sepuluh) hari kalender sejak berkas permohonan masuk dan dinyatakan benar dan lengkap.”