Update Info Penanganan Covid-19 di Kota Salatiga

Minggu, 22 Maret 2020 | Pukul 08.30 WIB

✓ ODP : 64 orang
[] ODP komulatif berjumlah 102 orang
[] Selesai masa pemantauan 14 hari/sembuh berjumlah 38 orang

✓ PDP : 3 pasien
[] PDP komulatif 9 orang
[] 6 orang hasil lab dinyatakan NEGATIF
[] 3 orang masih dirawat dan menunggu hasil lab

√ Positif : 0, dan semoga tidak akan pernah ada

Mari terus bergerak bersama, peduli bersama, hentikan penularan Covid-19 di Kota Salatiga

Sumber : Dinas Kesehatan Kota Salatiga

Sharing is caring

PANDUAN WHO

Berikut adalah saran WHO untuk kita semua agar dapat menghindari diri dari infeksi virus SARS-CoV-2.

Jaga kesehatan Anda dan lindungi orang lain dengan melakukan beberapa hal ini:

1. Cuci tangan sesering mungkin Cuci tangan secara teratur dan menyeluruh dengan sabun dan air atau cairan berbasis alkohol. Kenapa? Mencuci tangan dengan sabun dan air atau menggunakan cairan berbasis alkohol dapat membunuh virus yang mungkin ada di tangan.

2. Jaga jarak Jaga jarak setidaknya 1 meter antara Anda dengan siapa saja yang batuk atau bersin. Kenapa? Ketika seseorang bersin atau batuk, mereka menyemprotkan tetesan cairan kecil yang mungkin mengandung virus dari hidung atau mulut. Jika Anda terlalu dekat dengan orang yang bersin atau batuk, Anda bisa menghirup tetesan cairan itu, termasuk virus penyebab Covid-19.

3. Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut Tangan menyentuk banyak permukaan, dan di sana kemungkinan juga ada virus. Jika terkontaminasi, tangan dapat memindahkan virus ke mata, hidung, atau mulut. Dari sana, virus masuk ke tubuh dan bisa membuat sakit.

4. Lakukan kebersihan pernapasan Kebersihan pernapasan berarti menutupi mulut dan hidung dengan siku tertekuk atau tisu saat Anda batuk atau bersin. Jika menggunakan tisu, segera buang tisu bekas itu. Hal ini harus dilakukan karena tetesan cairan yang keluar dari mulut dan hidung saat batuk atau bersin dapat menyebarkan virus ke orang lain.

Dengan mengikuti kebersihan pernafasan yang baik Anda melindungi orang-orang di sekitar ari virus seperti flu dan COVID-19. 5. Jika mengalami demam, batuk, dan kesulitan bernapas, cari perawatan medis sejak dini Jika Anda merasa tidak sehat, tetaplah di rumah. Jika Anda mengalami demam, batuk, atau sulit bernapas, segera cari bantuan medis. Jangan lupa ikuti arahan otoritas kesehatan setempat. Untuk diketahui, otoritas nasional dan lokal selalu memiliki informasi terbaru tentang situasi di daerah Anda. Menelepon terlebih dahulu akan memungkinkan penyedia layanan kesehatan Anda dengan cepat mengarahkan Anda ke fasilitas kesehatan yang tepat.

Panduan perlindungan untuk orang yang bertemu pasien atau mengunjungi area di mana Covid-19 menyebar dalam waktu 14 hari:

1. Ikuti panduan yang diuraikan di atas Tetap di rumah jika Anda mulai merasa tidak sehat, bahkan dengan gejala ringan seperti sakit kepala dan hidung meler, sampai Anda pulih. Menghindari kontak dengan orang lain dan kunjungan ke fasilitas medis akan memungkinkan fasilitas ini untuk beroperasi secara lebih efektif dan membantu melindungi Anda dan orang lain dari kemungkinan COVID-19 dan virus lainnya. Baca juga: Panduan Mencegah Virus Corona Saat Perjalanan Dinas atau Bisnis

2. Segera lapor tenaga medis terdekat Jika Anda mengalami demam, batuk, dan sulit bernapas, segera dapatkan saran medis karena ini mungkin disebabkan oleh infeksi pernapasan atau kondisi serius lainnya. Hubungi sebelumnya dan beri tahu penyedia Anda tentang perjalanan atau kontak terbaru dengan pelancong. Menelepon terlebih dahulu akan memungkinkan penyedia layanan kesehatan Anda dengan cepat mengarahkan Anda ke fasilitas kesehatan yang tepat. Ini juga akan membantu mencegah kemungkinan penyebaran COVID-19 dan virus lainnya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Panduan Mencegah Virus Corona, Pesan WHO untuk Kita Semua”, https://www.kompas.com/sains/read/2020/03/15/190200123/panduan-mencegah-virus-corona-pesan-who-untuk-kita-semua?page=3.

Sharing is caring

Percepatan Penanganan COVID-19

Keputusan Rakor Forkompinda dan seluruh OPD Pemerintah kota Salatiga tentang penanganan Covid-19. Meliburkan sekolah dalam kewenangan pemkot selama 14 hari terhitung senin 16 maret 2020. Setiap OPD melakukan penanganan preventif dibidangnya sesuai protokol, dibentuk gugus tugas yang dipimpin oleh sekda yang menjadi pusat informasi dan komando penanganan, DKK, Rumah sakit dibantu OPD lainnya melakukan penanganan kesehatan terhadap orang atau pasien dalam pengawasan. Kepolisian dan TNI melakukan dukungan penuh terhadap proses promotif maupun penanganan. Yang penting masyarakat jangan panik hindari area publik dan kontak langsung dengan banyak orang, menjaga stamina dengan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) jangan lupa cuci tangan.

Jika ada informasi tentang indikasi terpapar segera melaporkan kepada gugus tugas di kantor pemkot Salatiga dengan menghubungi nomor berikut

Sharing is caring

Musrenbang tingkat kelurahan tahun 2020

Anggota DPRD Kota Salatiga sedang memberikan tanggapan.

Salatiga (28 Januari 2020). Musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) kelurahan adalah forum musyawarah tahunan para pemangku kepentingan (stakeholder) kelurahan untuk menyepakati rencana kegiatan untuk tahun anggaran berikutnya. Musrenbang kelurahan dilakukan setiap bulan Januari untuk menyusun rencana kegiatan tahunan dengan mengacu/memperhatikan pada rencana pembangunan jangka menengah Kelurahan (RPJMkel.) yang telah  disusun untuk 5 tahun kedepan.

Musrenbang kelurahan adalah forum dialogis antara pemerintah dengan pemangku kepentingan dari suatu isu/persoalan, kebijakan, peraturan, atau program  pembangunan yang sedang dibicarakan. Dalam musrenbang kelurahan, pemerintah kelurahan dan warga berembug dalam menyusun program tahunan di kelurahan, musrenbang kelurahan menjadi media dialog dan penyepakatan penyusunan program dan kegiatan pembangunan di wilayah kelurahan, baik yang ditangani secara swadaya, melalui pos bantuan daerah, menjadi bagian Renja SKPD Kelurahan, maupun diajukan untuk ditangani oleh SKPD lain yang relevan dengan usulan yang ada.

Murenbang tahun ini telah disepakat rencana usulan Skala Prioritas Pembangunan dalam Kegiatan Fisik 34 sasaran dan Non Fisik 14 Kegiatan . untuk kegiatan yang belum disepakati sejumlah 48 kegiatan termasuk 7 kegiatan Guyup RW.

Dari usulan sebanyak 48 kegiatan tersebut di butuhkan biaya sebesar kurang lebih Rp. 4.626.300.000.- yang bersumber dari Dana Kelurahan sebesar 1.321.800.000.-, (DAUT+APBD) dan usulan ditujukan kepada OPD sebesar Rp. 3.304.500.000.- (APBD). (Broer)

Sharing is caring